Penyakit Disentri

Penyakit disentri disebabkan oleh sejenis basil yang membuat penderita terus-menerus buang air besar yang terkadang bercampur darah. Sifat basil disentri bisa menular. Ada dua jenis disentri, yaitu disentri basil yang disebabkan oleh basil sehingga kruse dan disentri amubawi yang disebabkan oleh protoza disentri.

Gejala yang dialami oleh penderita Penyakit Disentri sebagai berikut :

1. Perut terasa mual
2. Buang air besa berulang-ulang, bisa lebih dari dua puluh kali sehari
3. Warna kotoran hijau dan bercampur darah
4. Suhu badan meninggi
5. Biasanya disertai dengan kajang di bagian perut
6. Kondisi badan lemah akibat dehidrasi (kekurangan cairan tubuh)
7. Penderita selalu merasa haus

Penyakit Disentri

Penyakit Disentri

Bakteri shigella yang merupakan bakteri yang hidup dalam usus manusia  penyebab disentri

Penyakit Disentri adalah penyakit saluran cerna dengan feses diketahui mengandung darah dengan atau tanpa lendir. Darah biasanya dari dinding saluran cerna yang luka dan sering dari dinding usus besar. Penyebab disentri ini diakibatkan oleh adanya bakteri shigella yang menyebar ke makanan dan minuman yang tercemar.

Bakteri Penyakit Disentri tersebut dapat tersebar dan menular melalui makanan dan air yang sudah terkontaminasi kotoran dan bakteri yang dibawa oleh lalat. Lalat merupakan serangga yang hidup di tempat yang kotor dan bau, sehingga bakteri dengan mudah menempel di tubuhnya dan menyebar di setiap tempat yang dihinggapi.

Bakteri masuk ke dalam organ pencernaan mengakibatkan pembengkakan hingga menimbulkan luka dan peradangan pada dinding usus besar. Inilah yang menyebabkan kotoran penderita sering kali tercampur nanah dan darah. Gejala yang akan dialami penderita disentri biasanya berupa mencret dan perut mulas, bahkan sering kali penderita merasakan perih di anus akibat terlalu sering buang air.

Serupa dengan penanganan penyakit gangguan pencernaan lainnya, penderita Penyakit Disentri  harus segera mendapat asupan cairan untuk mencegah terjadinya dehidrasi. Dalam keadaan darurat, dehidrasi ringan dapat diatasi dengan pemberian oralit. Jika cairan yang hilang tidak segera tergantikan, dapat menyebabkan kematian pada penderita.

Cara mengobati penyakit disentri jika Anda melakukan pemeriksaan ke dokter adalah :

  1. Pemberian obat antibiotik selama kurang lebih 5 hari. Pemberian obat antibiotik yang menjadi pilihan adalah yang masih sensitif dengan Shigella pada daerah tersebut.
  2. Evaluasi dari gejala klinis jika sudah memberikan obat antibiotik selama kurang lebih dua hari, jika tidak adanya keadaan yang membaik, maka hentikan pemberian dari obat antibiotik yang pertama dan kemudian berikan obat antibiotik yang kedua yang masih sesnsitif untuk Shigella pada daerahitu. Jika antibiotik yang kedua masih tidak bisa membuat keadaan membaik setelah dua hari pemakaian maka dipikirkan untuk melakukan diagnosis yang lainnya, melakukan rawat inap pada anak jika ada suatu indikasi klinis atau juga suatu tatalaksana sebagai penyakit disentri amoeba dan memberikan obat Metronidazole sebanyak 50 mg/kg BB/harinya, dan 3 kali dalam sehari selama kurang lebih 5 hari.
  3. Melakukan kultur feses serta sensitivitas pada antibiotik jika ada suatu kemungkinan
  4. Untuk anak dibawah usia 2 bulan yang mengalami masalah diare lendir darah, maka dipikirkan untnuk melakukan intususeosi dan juga perujukan ke dokter bedah jika memang perlu. Namun jika tidak, bisa diberikan obat jenis antibiotik dengan single dosis selama kurang lebih 5 hari.

Terdapat gejala penyakit disentri adalah :

  1. Perut yang terasa mual
  2. Buang air besar yang terjadi dengan berulang atau diare
  3. Warna kotoran biasanya berwarna hijau atau bisa juga bercampur dengan darah
  4. Suhu badan yang meninggi
  5. Biaanya terjadi kejang pada bagian perut.
  6. Keadaan tubuh yang lemah akibat dari dehidrasi atau kurangnya cairan di dalam tubuh.
  7. Penderita yang merasa haus.

Cara mencegah penyakit disentri adalah :

  1. Buang air ditempat yang semestinya dan jangan buang air disembarang tempat, latihlah anak agar buang air besar di toilet.
  2. Cuci tangan sebelum makan atau juga sesudah makan
  3. Mencuci tangan sebelum memasak makanan dan sebaiknya pastikan bahwa tangan Anda bersih saat akan memberikan makan pada bayi Anda.
  4. Memasak dan merebus peralatan makan dan minum terlebih dahulu sebelum digunakan.
  5. Minum dan makanlah makanan yang sudah dimasak. Dan sebaiknya hindarilah memberikan jenis makanan setengah matang pada anak Anda.
  6. Memastikan terlebih dahulu bahwa air yang Anda masak sudah benar-benar mendidih.
  7. Memberikan ASI untuk bayi dan juga memberikan makanan yang lainnya.
  8. Tetap memberikan ASI pada anak walaupun anak sedang mengalami diare.
  9. Memastikan tangan pada pengasuh anak Anda agar tetap dalam keadaan bersih disaat sedang mengasuh anak atau disaat akan memberikan makan dan juga minum pada anak.
  10. Menjaga kebersihan diri dan juga kebersihan lingkungan tempat tinggal Anda.

Penyakit Disentri


=====================================

>>> Kapsul Herbal Disentri Untuk Mengatasi Penyakit Disentri, Membunuh Bakteri Penyebab Disentri Serta Menguatkan Sistem Imun Tubuh, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Disentri and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>