Penyakit Disentri

Penyakit disentri disebabkan oleh sejenis basil yang membuat penderita terus-menerus buang air besar yang terkadang bercampur darah. Sifat basil disentri bisa menular. Ada dua jenis disentri, yaitu disentri basil yang disebabkan oleh basil sehingga kruse dan disentri amubawi yang disebabkan oleh protoza disentri.

Gejala yang dialami oleh penderita Penyakit Disentri sebagai berikut :

1. Perut terasa mual
2. Buang air besa berulang-ulang, bisa lebih dari dua puluh kali sehari
3. Warna kotoran hijau dan bercampur darah
4. Suhu badan meninggi
5. Biasanya disertai dengan kajang di bagian perut
6. Kondisi badan lemah akibat dehidrasi (kekurangan cairan tubuh)
7. Penderita selalu merasa haus

Penyakit Disentri

Penyakit Disentri

Bakteri shigella yang merupakan bakteri yang hidup dalam usus manusia  penyebab disentri

Penyakit Disentri adalah penyakit saluran cerna dengan feses diketahui mengandung darah dengan atau tanpa lendir. Darah biasanya dari dinding saluran cerna yang luka dan sering dari dinding usus besar. Penyebab disentri ini diakibatkan oleh adanya bakteri shigella yang menyebar ke makanan dan minuman yang tercemar.

Bakteri Penyakit Disentri tersebut dapat tersebar dan menular melalui makanan dan air yang sudah terkontaminasi kotoran dan bakteri yang dibawa oleh lalat. Lalat merupakan serangga yang hidup di tempat yang kotor dan bau, sehingga bakteri dengan mudah menempel di tubuhnya dan menyebar di setiap tempat yang dihinggapi.

Bakteri masuk ke dalam organ pencernaan mengakibatkan pembengkakan hingga menimbulkan luka dan peradangan pada dinding usus besar. Inilah yang menyebabkan kotoran penderita sering kali tercampur nanah dan darah. Gejala yang akan dialami penderita disentri biasanya berupa mencret dan perut mulas, bahkan sering kali penderita merasakan perih di anus akibat terlalu sering buang air.

Serupa dengan penanganan penyakit gangguan pencernaan lainnya, penderita Penyakit Disentri  harus segera mendapat asupan cairan untuk mencegah terjadinya dehidrasi. Dalam keadaan darurat, dehidrasi ringan dapat diatasi dengan pemberian oralit. Jika cairan yang hilang tidak segera tergantikan, dapat menyebabkan kematian pada penderita.

Cara mengobati penyakit disentri jika Anda melakukan pemeriksaan ke dokter adalah :

  1. Pemberian obat antibiotik selama kurang lebih 5 hari. Pemberian obat antibiotik yang menjadi pilihan adalah yang masih sensitif dengan Shigella pada daerah tersebut.
  2. Evaluasi dari gejala klinis jika sudah memberikan obat antibiotik selama kurang lebih dua hari, jika tidak adanya keadaan yang membaik, maka hentikan pemberian dari obat antibiotik yang pertama dan kemudian berikan obat antibiotik yang kedua yang masih sesnsitif untuk Shigella pada daerahitu. Jika antibiotik yang kedua masih tidak bisa membuat keadaan membaik setelah dua hari pemakaian maka dipikirkan untuk melakukan diagnosis yang lainnya, melakukan rawat inap pada anak jika ada suatu indikasi klinis atau juga suatu tatalaksana sebagai penyakit disentri amoeba dan memberikan obat Metronidazole sebanyak 50 mg/kg BB/harinya, dan 3 kali dalam sehari selama kurang lebih 5 hari.
  3. Melakukan kultur feses serta sensitivitas pada antibiotik jika ada suatu kemungkinan
  4. Untuk anak dibawah usia 2 bulan yang mengalami masalah diare lendir darah, maka dipikirkan untnuk melakukan intususeosi dan juga perujukan ke dokter bedah jika memang perlu. Namun jika tidak, bisa diberikan obat jenis antibiotik dengan single dosis selama kurang lebih 5 hari.

Terdapat gejala penyakit disentri adalah :

  1. Perut yang terasa mual
  2. Buang air besar yang terjadi dengan berulang atau diare
  3. Warna kotoran biasanya berwarna hijau atau bisa juga bercampur dengan darah
  4. Suhu badan yang meninggi
  5. Biaanya terjadi kejang pada bagian perut.
  6. Keadaan tubuh yang lemah akibat dari dehidrasi atau kurangnya cairan di dalam tubuh.
  7. Penderita yang merasa haus.

Cara mencegah penyakit disentri adalah :

  1. Buang air ditempat yang semestinya dan jangan buang air disembarang tempat, latihlah anak agar buang air besar di toilet.
  2. Cuci tangan sebelum makan atau juga sesudah makan
  3. Mencuci tangan sebelum memasak makanan dan sebaiknya pastikan bahwa tangan Anda bersih saat akan memberikan makan pada bayi Anda.
  4. Memasak dan merebus peralatan makan dan minum terlebih dahulu sebelum digunakan.
  5. Minum dan makanlah makanan yang sudah dimasak. Dan sebaiknya hindarilah memberikan jenis makanan setengah matang pada anak Anda.
  6. Memastikan terlebih dahulu bahwa air yang Anda masak sudah benar-benar mendidih.
  7. Memberikan ASI untuk bayi dan juga memberikan makanan yang lainnya.
  8. Tetap memberikan ASI pada anak walaupun anak sedang mengalami diare.
  9. Memastikan tangan pada pengasuh anak Anda agar tetap dalam keadaan bersih disaat sedang mengasuh anak atau disaat akan memberikan makan dan juga minum pada anak.
  10. Menjaga kebersihan diri dan juga kebersihan lingkungan tempat tinggal Anda.

Penyakit Disentri

Posted in Penyakit Disentri | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Disentri Pada Anak

Penyakit Disentri Pada Anak –  Untuk pembahasan artikel saya yang selanjutnya saya akan mengupas tentang masalah penyakit disentri pada anak dan bagaimana cara mengatasi penyakit disentri pada anak yang tepat dan aman. Anak-anak sering sekali terkena penyakit disentri atau lainnya biasanya hal ini disebabkan oleh kurangnya kebersihan pada makanan atau mainan yang sering digunakan anak-anak dan para orang tua terkadang sering mengabaikan kebersihan makanan atau hal-hal lain yang sering di gunakan anaknya, penyakit disentri pada anak akan membuat anak menjadi rewel dan mengalami gejala-gejala yang akan membuat orang tua menjadi khawatir penyakit ini bisa berbahaya bila tidak segera di tangani dengan cepat. Disentri sama seperti diare yaitu dimana seseorang yang mengalaminya akan sering buang air besar atau BAB dan biasanya tinja yang yang dikeluarkan encer dan berlendir, anak-anak sering sekali jajan yang sembarangan saat di sekolah atau saat bermain dan para orang tua tidak mungkin memperhatikan anaknya selama 24 jam apalagi saat anaknya sekolah.

Biasanya jajan yang ada di sekolah kurang bersih atau higienis sehingga banyak anak yang sering jajan di sekolah atau di luar sangat berisiko terkena penyakit disentri dan lainnya, meskipun ini sudah biasa dialami oleh banyak orang tetap saja para orang tua jangan meremehkan penyakit disentri pada anak, penyakit disentri sendiri bisa diakibatkan oleh sebuah bakteri yang bernama entamoeba hystolitica yang menempel di sebuah makanan atau minuman dan bila masuk kedalam tubuh sang anak akan mengalami disentri. Bila anak anda mengalami sakit disentri anda bisa langsung membawanya ke dokter untuk melakukan pengobatan atau anda bisa melakukan pertolongan pertama dengan membuat beberapa obat disentri yang alami, obat disentri yang alami bisa dibuat dari beberapa bahan seperti jeruk, delima, wortel. Pisang, madu dan masih banyak lagi bahan alami yang bisa mengatasi penyakit disentri pada anak.

Penyakit disentri Pada Anak

Penyakit disentri Pada Anak

Beberapa Macam Gejala Penyakit Disentri Pada Anak Adalah :

  1. Kulit anak akan menjadi pucat atau bisa juga bintik-bintik.
  2. Anak akan mengalami buang air besar atau BAB yang terus menerus.
  3. Tangan dan kaki anak akan terasa dingin.
  4. Anak akan mengalami demam dan menjadi rewel.
  5. Anak akan cepat mengantuk.
  6. Tubuhnya terlihat sangat lemas dan lesu.
  7. Tinja yang di keluarkan encer dan terdapat lendir di dalamnya.

Bila anak anda mengalami beberapa gejala di atas sebaiknya anda harus segera mengambil sikap siaga dengan membuat obat alami yang bisa membantu mengatasi penyakit disentri tersebut, karena bila anak anda sudah mengalami gejala-gejala tersebut tentunya anda tidak akan tega bila melihat anak anda mengalami kesakitan akibat penyakit disentri yang dialaminya.

Cara Mengatasi Penyakit Disentri Pada Anak Adalah Sebagai Berikut :

Membuat Obat Dengan Delima

Salah satu bahan alami yang bisa anda jadikan obat untuk mengatasi sakit disentri adalah kulit delima, kulit delima sangat efektif mengobati penyakit disentri pada anak. Cara membuat ramuan obat dengan kulit delima sangat mudah anda cukup menyiapkan kulit delima dan susu atau yogurt kemudian kulit delima di cuci sampai bersih dan rebus kulit delima dengan susu sekitar 250 ml dan biarkan sampai mendidih, setelah matang berikan ramuan tersebut pada anak anda dan di minum saat masih hangat, bila ramuan tersebut di minum dengan rutin maka sakit disentri yang dialami anak anda bisa segera sembuh dengan cepat.

Membuat Obat Dengan Jeruk

Jeruk merupakan salah satu buah yang kaya akan vitamin C selain itu jeruk juga bisa mengobati sakit disentri secara efektif dan jeruk bisa menstimulasi pertumbuhan bakteri yang ada di dalam tubuh sehingga sangat cocok digunakan untuk mengatasi penyakit disentri pada anak. Caranya siapkan jeruk secukupnya kemudian cuci bersih dan peras airnya lalu buatlah jus jeruk dan jangan di tambah pemanis apapun seperti gula, berikan anak anda jus jeruk yang hangat agar penyakit disentrinya bisa segera sembuh.

Membuat Obat Dengan Teh Hitam Dan Madu

Obat alami disentri yang lainnya adalah teh hitam dan madu anda bisa membuat obat dengan menggunakan kedua bahan tersebut, teh hitam mempunyai zat tannin yang bisa mengurangi peradangan pada usus dan madu bisa menjadi antiinflamasi dan juga antibakteri sehingga sangat baik untuk dijadikan obat dalam mengatasi penyakit disentri. Caranya anda seduh secangkir teh hitam kemudian berikan madu secukupnya lalu aduk sampai rata berikan teh hitam pada anak anda dalam keadaan hangat minumkan ramuan tersebut sampai penyakit disentri yang dialami anak anda bisa cepat sembuh.

Beberapa obat diatas bisa mengatasi penyakit disentri pada anak tetapi anda harus sabar dan rutin untuk memberikan obat tersebut karena obat yang alami mempunyai cara kerja yang berbeda dengan obat kimia yang biasa di jual di apotek atau toko obat, bila anda mengobatinya dengan rutin dan benar maka penyakit disentri anak anda bisa segera sembuh dan tubuhnya bisa pulih kembali.

Posted in Penyakit Disentri | Tagged , , , , | Leave a comment

Obat Penyakit Disentri

Obat Penyakit Disentri – Pada artikel yang selanjutnya saya akan membahas masalah penyakit disentri dan apa saja obat yang bisa anda gunakan untuk mengatasi penyakit disentri. Penyakit disentri saat ini sering dialami oleh banyak orang dan tentunya sering menganggu sejumlah orang karena penyakit ini menimbulkan beberapa gejala yang membuat orang merasa tidak nyaman akibat rasa sakit yang timbulkan. Obat penyakit disentri bisa anda dapatkan dari berbagai bahan-bahan alami seperti mentimun, madu, sambiloto, kulit delima akar bayam duri dan sebagainya. Penyakit disentri merupakan salah satu jenis penyakit yang menyerang usus dan menyebabkan infeksi pada bagian usus sehingga penderita penyakit disentri akan mengalami diare yang secara terus menerus. Orang yang mengalami diare secara terus menerus secara otomatis tubuhnya akan menjadi lemas dan orang tersebut akan mengalami dehidrasi, dan jika tidak segera diobati atau ditangani dengan cepat bisa menjadi berbahaya terhadap kesehatan orang tersebut.

Bagi anda yang saat ini sedang mengalami penyakit disentri sebaiknya anda langsung melakukan berbagai pengobatan, anda bisa langsung pergi ke dokter untuk mengobatinya tetapi anda juga bisa membuat obat penyakit disentri sendiri dengan bahan yang alami dan tentunya aman untuk dijadikan obat. Penyakit disentri memiliki beberapa gejala dan penyakit ini sangat umum terjadi pada masyarakat saat ini, saya akan membantu anda dalam mengatasi masalah penyakit disentri yang sering dialami tetapi sebelumnya ada beberapa gejala penyakit disentri yang harus anda ketahui.

Obat Penyakit Disentri

Obat Penyakit Disentri

Beberapa Macam Gejala Penyakit Disentri Yang Sering Dialami :

  1. Biasanya penderita mengalami diare terus-menerus
  2. Mengalami demam hingga 39 derajat celcius
  3. Mengalami mual dan muntah-muntah
  4. Saat BAB tinjanya berdarah
  5. Terasa nyeri saat buang air besar
  6. Terjadi kram di bagian perut
  7. Tinja menjadi encer dan berlendir

Beberapa gejala tersebut sering sekali dialami dan muncul yang bisa membuat seseorang menjadi kesakitan. Bila anda sedang mengalami penyakit disentri anda bisa langsung membuat obat penyakit disentri yang alami dan saya akan membantu anda dengan memberitahu cara membuat obat alami untuk penyakit disentri.

Macam-Macam Obat Penyakit Disentri Yang Alami Adalah :

  • Menggunakan Jamur Kuping Dan Gula Jawa

Bahan alami yang bisa anda jadikan obat penyakit disentri adalah dengan menggunakan jamur kuping dan gula jawa, bahan alami tersebut efektif untuk menyembuhkan penyakit disentri yang sedang anda alami dengan cara yang mudah. Pertama-tama anda siapkan jamur kuping dan gula jawa kemudian anda anda cuci jamur kuping lalu anda rebus dengan air secukupnya. Rebus jamur kuping bersama dengan gula jawa lalu biarkan sampai airnya mendidih, air rebusan yang sudah matang bisa anda saring kemudian anda minum ramuan tersebut secara rutin untuk menyembuhkan penyakit disentri anda.

  • Menggunakan Mentimun Dan Madu

Mentimun ternyata bisa anda jadikan sebagai obat disentri yang alami dan juga aman, anda bisa mengaplikasikan mentimun dan madu untuk membuat ramuan. Caranya anda siapkan mentimun dan madu kemudian anda cuci bersih mentimun lalu anda potong kecil-kecil dan anda tambahkan madu secukupnya. Anda bisa langsung mengkomsumsi makanan tersebut untuk mengobati penyakit disentri yang sedang anda alami saat ini.

  • Menggunakan Batang Dan Cabang Tampal Besi

Cara lain untuk menyembuhkan penyakit disentri adalah dengan menggunakan batang dan cabang tampal besi. Bahan alami ini bisa dijadikan obat penyakit disentri yang aman dan tepat untuk anda, caranya anda siapkan batang dan cabang tampal besi kemudian anda bersihkan lalu anda rebus dengan menggunakan 3 gelas air. Biarkan airnya mendidih dan tersisa menjadi setengah, setelah itu anda angkat lalu anda saring dan minum ramuan tersebut secara rutin sebanyak 2 kali dalam sehari agar penyakit disentri yang anda alami bisa segera sembuh dengan cepat.

  • Menggunakan Kulit Manggis Dan Madu

Bahan alami yang lainnya adalah kulit manggis pastinya anda sudah tidak asing lagi dengan kulit manggis, karena saat ini banyak obat-obatan herbal yang menggunakan bahan dasar dari kulit manggis. Kulit manggis merupakan bahan alami yang bisa menyembuhkan berbagai penyakit termasuk penyakit disentri. Cara membuat ramuan ini adalah anda bisa siapkan kulit manggis dan madu secukupnya kemudian cuci kulit manggis sampai benar-benar bersih lalu anda rebus dengan empat gelas air. Biarkan air menjadi setengahnya setelah itu angkat dan saring airnya, dinginkan sebentar lalu anda tambahkan madu dan aduk sampai rata. Minum ramuan tersebut sebanyak dua kali dalam sehari agar penyakit disentri anda bisa segera sembuh.

  • Menggunakan Akar Bayam Merah

Akar bayam merah ternyata bisa anda gunakan untuk mengobati penyakit disentri, akar bayam merah sangat efektif dan aman untuk dijadikan obat penyakit disentri. Caranya anda siapkan akar bayam merah kemudian anda cuci akar bayam merah sampai bersih lalu anda tumbuh sampai menjadi halus dan tambahkan garam sedikit kemudian anda peras dan ambil airnya. Ari perasan akar bayam merah bisa langsung anda komsumsi secara rutin untuk menyembuhkan penyakiit disentri anda.

Nah, beberapa bahana alami yang diatas adalah obat penyakit disentri yang alami dan aman untuk dikomsumsi, bila anda mengalami penyakit disentri sebaiknya anda langsung membuat obat penyakit disetri yang alami dengan bahan-bahan diatas dan komsumsi obat alami tersebut sampai penyakit disentri anda benar-benar bisa sembuh.

Posted in Penyakit Disentri | Tagged , , , , | Leave a comment

Penyakit Disentri Orang Dewasa

Penyakit Disentri Orang Dewasa – Untuk artikel saya yang satu ini saya akan membahas tentang penyakit disentri orang dewasa dan saya juga akan memberitahu anda apa saja obat yang bisa digunakan untuk penyakit disentri yang sering dialami oleh banyak orang. Tentunya anda semua sudah mengetahui penyakit disentri karena penyakit ini banyak sekali dialami oleh masyarakat saat ini bukan hanya orang dewasa yang bisa terkena penyakit disentri tetapi banyak anak-anak yang mengalami penyakit ini, penyakit disentri orang dewasa bisa terjadi karena beberapa faktor tertentu dan akan muncul gejala yang bisa membuat tubuh seseorang menjadi lemas dan dehidrasi.

Penyakit ini cukup berbahaya tidak segera ditangani dengan cepat, karena orang yang mengalami penyakit disentri akan sering buang air besar secara terus menerus sehingga tubuhnya kehilangan banyak cairan dan bisa menyebabkan pingsan, penyakit disentri sendiri dibagi menjadi dua jenis yaitu disentri basil dan disentri amubawi. Untuk disentri basil bisa menular sedangakan untuk disentri amubawi tidak menular. Penyakit disentri bisa disebabkan oleh kuman atau bakteri yang masuk melalui makanan yang dikomsumsi seseorang, jika anda mengkomsumsi makanan yang sudah terkontaminasi dengan bakteri maka bisa jadi anda akan mengalami penyakit disentri. Anda harus selalu waspada dalam mengkomsumsi barbagai jenis manakan yang anda makan setiap harinya, agar anda bisa menghindari penyakit ini.

Gejala penyakit disentri orang dewasa yang sering ditimbulkan bisa berupa sakit perut, mual, sering buang air besar, tinja yang dikeluarkan mengandung darah dan berwarna hijau. Jika anda mengalami beberapa gejala tersebut sebaiknya anda langsung pergi kedokter untuk melakukan pemeriksaan, dan jika benar anda mengalami penyakit disentri orang dewasa anda harus segera melakukan pengobatan yang tepat dan benar. Tentunya dokter akan memberikan anda obat untuk mengobati penyakit disentri anda tetapi tidak ada salahnya jika anda membantu pengobatan dokter dengan membuat obat disentri sendiri dengan menggunakan bahan-bahan yang alami agar penyakit disentri anda bisa segera sembuh dengan cepat, anda tidak perlu khawatir karena saya akan membantu anda bagaimana cara membuat obat penyakit disentri orang dewasa yang tepat dan pastinya aman untuk kesehatan anda karena bahan yang alami tidak akan menimbulkan efek samping yang berbahaya.

Penyakit Disentri Orang Dewasa

Penyakit Disentri Orang Dewasa

Cara Membuat Obat Disentri Orang Dewasa Yang Alami :

Menggunakan Akar Bayam Duri Dan Gula enau

Bahan alami yang bisa anda jadikan obat untuk penyakit disentri adalah akar bayam duri dan gula enau, bahan alami trsebut terbukti ampuh untuk mengobati sakit disentri anda bisa membuatnya dengan mudah dan praktis. Caranya anda siapkan keduan bahan tersebut kemudian anda cuci bersih akar bayam duri sampai bersih, setelah bersih anda bisa siapkan air untuk merebus bahan tersebut. Rebus akar bayam duri dengan dua gelas air lalu anda campurkan gula enau secukupnya, biarkan sampai mendidih lalu anda angkat dan dinginkan sebentar, ramuan tersebut bisa anda minum sebelum anda makan, minum ramuan itu secara rutin agar penyakit disentri yang anda alami bisa cepat sembuh.

Menggunakan Tamanan Sangketan

Anda bisa menggunakan tanaman sangketan untuk membantu anda mengobati penyakit disentri, tanaman sangketan bisa menyembuhkan penyakit disentri dengan aman dan alami. Pertama-tama anda siapkan tanaman sangketan kemudian anda bisa bersihkan tanaman tersebut lalu anda rebus tanaman sengketan dengan tiga gelas air. Rebus tanaman tersebut sampai airnya tinggal setengahnya, kemudian angkat dan saring ramuan tersebut. Anda bisa minum ramuan tersebut dengan rutin dua kali sehari agar penyakit disentri anda bisa benar-benar sembuh.

Menggunakan Kulit Manggis

Guys! Tenyata kuli manggis mempunyai manfaat yang sangat baik untuk menyembuhkan berbgai penyakit salah satunya adalah penyakit disentri. Banyak yang menjual obat kulit manggis untuk mengobati macam-macam penyakit tetapi anda bisa membuatnya sendiri agar lebih alami dan manfaatnya lebih terasa. Caranya anda siapkan kulit manggis kemudian anda cuci kuli manggis tersebut sampai bersih, kuli manggis yang sudah bersih bisa anda rebus denga menggunakan tiga gelas air dan rebus sampai airnya menjadi satu gelas, angkatg kemudian anda saring ramuan tersebut lalu anda minum ramuan itu secara rutin dan teratur untuk mambantu menyembuhkan penyakit disentri anda.

Menggunakan Tali Putri

Bahan alami yang lainnya adalah dengan menggunakan tali putri, bahan alami ini juga memiliki manfaat yang baik untuk mengobati penyakit disentri orang dewasa dan cara membuatnya sangat mudah. Pertama anda siapkan tali putri secukupnya kemudian anda cuci bersih tali putri, cara ini sama saja dengan membuat obat yang lainnya anda bisa rebus tali putri dengan 3 gelas air kemudian biarkan sampai airnya tersisa menjadi setengahnya. Angkat lalu saring ramuan tersebut kemudian anda minum secara rutin dua kali dalam sehari, jika anda mengkomsumsi ramuan ini secara rutin dan benar penyakit disentri anda bisa segera mambaik dan sembuh.

Okeh guys! Saya sudah memberitahu anda semua tentang penyakit disentri orang dewasa dan bagaimana cara mengobatinya, jika anda mengalami penyakit tersebut cobalah untuk membuat beberapa obat dengan resep yang sudah saya berikan. Jika anda melakukan cara-cara tersebut dengan benar penyakit disentri yang sedang anda alami bisa segera sembuh tanpa harus kedokter.
Demikian tips yang bisa saya berikan untuk anda semua, semoga apa yang saya informasikan bisa anda coba dan bisa bermanfaat untuk anda dalam mengobati penyakit disentri orang dewasa.

Posted in Penyakit Disentri | Tagged , , , , | Leave a comment

Disentri Amuba

Penyakit disentri merupakan salah satu penyakit pencernaan yang menggerogoti usus besar penderita. Dalam ilmu medis (kesehatan) dikenal dia macam penyakit disentri yang satu disebut dengan penyakit disentri amuba dan yang lain dinamakan dengan disentri basiler. Bila kita lihat adanya penyakit ini amat menyengsarakan penderitanya yang biasanya terdapat pada anak-anak dibawah umur. Biasanya tinja mereka bercampur dengan darah, dan bau tak sedap. Namun penyakit ini tidak jarang juga kerap menjangkiti orang dewasa. Sampai kini konon jumlah kematian yang diakibatkan oleh disentri ini sekitar 10 persen dari yang menderita penyakit ini.

Disentri Amuba

Disentri Amuba

Penyakit disentri amuba ini terutama disebabkan oleh parasit. Amuba yang hidup di dalam usus besar penderita. Amuba dapat menyerang dinding usus besar penderita. Kadang-kadang parasit amuba dapat pula masuk ke dalam hati, sehingga menimbulkan pernanahan di jaringan hati. Ketika dia menyerang dinding usus besar, dinding itu akan terinfeksi. Parasit itu mempunyai dua bentuk, yaitu bentuk yang bergerak dan bentuk kista yang bergerak. Bila keadaan pada usus dianggao melengket tidak begitu mengungungkan kehidupan bagia parasit yang disebut dengan parasit E histolitica, maka bentuk parasit kista tidaklah menimbulkan gejala apa-apa bagi penderita. Yang sering menimbulkan gejala disentri amuba pada bentuk yang bergerak.  Kondisi ini juga akan terjadi sebalinya, bentuk kista menjadi bentuk bergerak ke keadaan dianggapnya cukup menguntungkan hidupnya. Namun demikian, parasit kista tidaklah menimbulkan gejala apa-apa bagi penderita. Yang sering menimbulkan gejala pada bentuk yang bergerak.

Sehari setelah penderita disentri amuba kemasukan bakteri, maka timbullah bercak-bercak demam dan gejala-gejala yang dijelaskan seperti dibawah ini: Terdapatnya parasit dalam usus besar penderita jelas makanan menimbulkan berbagai gejala yang utama tentulah gejala sakit bagi penderita. Bila bakteri itu sudah sampai menyerang dinding usus besar maka penderita akan merasa berbagai keluhan  dan gejala seperti rasa mulas perut merasa kembung, bisa pula disertai mencret, dan mengandung darah dan bercampur lendir. Buang air besar sampai 6+10 kali hari sehari. Badan penderita juga merasa demam sedikit. Suhu badan umumnya tidak begitu tinggi.

Demam ini dapat berlangsung lama karena mencretnya  tidak hebat sehingga kurang mendapat perhatian penderita. Kadang-kadang parasit itu berkeliaran dan masuk organ penting lainnya sperti paru-paru Pada penyakit ini terdapat luka-luka di sana-sini pada dinding sebelah dalam usus besar. Bila penyakit ini diabaikan atau tanpa diobati, dapat saja menghilang sendiri, tapi tidak lama kemudian akan kambuh lagi menghilang lagi dan seterusnya. Kondisi penderita lama-lama akan semakin parah sehingga penderita akan semaki  kurus dan mata mulai cekung. Semua itu disebabkan teraba adanya cairan yang keluar tubuh. Kalau tidak segera diatasi disentri dapat mengarah kondisi yang semakin mengkhawatirkan.

Pada penyakit disentri amuba, kejadian paling tinggi biasanya ditemukan oleh anak yang berusia sekitar 1-5 tahun. Dan sumber penularan adalah bisa berasal dari tinja yang mengandung kandungan kista amoeba. Kista ini mempunyai peranan dalam hal penularan pada penyakit yang lebih lanjut jika masuk ke dalam makanan atau juga ke dalam minuman dan penularan ini dilakkan oleh lalat atau juga melalui tangan yang kurang bersih. Untuk negara yang mempunyai iklim tropis, maka akan banyakd itemukan strain patogen dibandingkan negara maju yang mempunyai iklim sedang. Dan kemungkinan yang terjadi faktor diet rendah protein dan disamping dari adanya suatu perbedaan strain amoeba yang mempunyai peranan.

Pemeriksaan penyakit disentri amoeba yang dilakukan adalah :

  1. Pemeriksaan tinja makroskopis dan juga mikroskopis. Diagnosis yang ditegakkan jika ditemukan suatu tropozoid motil yang mengandung kandungan eritrosit dari sampel tinja yang masih segar dan diperiksa selama kurang lebih 30 menit sejak keluar.
  2. Pemeriksaan penyakit disentri amoeba kada ureum kreatinin untuk membantu mengetahui faal pada ginjal.
  3. Pemeriksaan pada elektrolit yang paling utama adalah kadar natrium, kalium, kalsium, dan juga fosfor dalam serum dan paling utama adala pada penderita penyakit diare yang disertai dengan gejala kejang.
  4. Pemeriksaan intubasi duodenum untuk membantu mengetahui jenis dari jasad reni atau juga parasit dengan lebih kaulitatif dan kuantitatif dan paling utama dilakukan pada mereka yang mengalami masalah diare kronis.
  5. Proktosigmoidoskopi pemeriksaan yang dilakukan untuk menegakkan diagnosis ada atau tidaknya inflamasi atau peradangan pada mukosa atau terjadinya suatu keganasan.
  6. Pemeriksaan kadar lemak pada tinja kualitatig, tinja ini biasanya dikumpulkan selama kurang lebih 72 jam dan kadar lemak pada tinja harus diperiksa jika memang dicurigaik adanya melabsorbsi lemak.
  7. Pemeriksaan volume tinja selama 24 jam. Biasanya volume akan lebih dari 500 ml dalam sehari dan penemuannya jarang pada sindrom usus intabel.

Disentri Amuba

Posted in Penyakit Disentri | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Disentri Basiler

Penyakit disentri basiler adalah penyakit saluran cerna dengan tinja diketahui mengandung darah dengan/tanpa lendir. Darah biasanya dari dinding saluran cerna yang luka dan sering dari dinding usus besar. Pengenalan penyakit ini adalah:

  1. Bila darah yang keluar bersama tinja bukan dari ambeien (hemorrhoid) yang lecet akibat tinja yang terlalu keras.
  2. Disentri basiler, termasuk salah satu jenis disentri yang disebabkan oleh bakteri dari jenis Shigella .
    Kuman ini hanya merusak dinding usus besar dan tidak pernah sampai ikut aliran darah hingga menginfeksi organ-organ tubuh lainnya. Jenis disentru ini ditandai dengan diare berat yang akut dengan tinja berdarah dan disertai demam. Komplikasi ke tempat lain,  karena racun (toksin) yang dihasilkan kuman. Diare jenis ini bisa terjadi diseluruh dunia terutama di tempat-tempat yang sanitasi kurang baik.
  3. Kuman Shigella memang secara alamiah hidupnya dalam usus manusia. Penularan juga karena makanan dan minuman yang terkontaminasi  kuman disentri dari kotoran manusia yang biasanya merupakan carier Shigella disentri.
    Bila kondisi perkembangan kuman baik dan memungkinkan, bisa terjadi wabah disentru. Kematian dan beratnya penyakit disentri berkaitan dengan jenis kuman. Jenis Shigella yang penting, Shigella flexneri tipe I,Shigella boydii, dan Shigella Sonnei serta disentri yang hampir selalu berat bila terinfeksi Shigella dysentri. Sh. Sonnei biasanya  menimbulkan gejala sedang dan terutama dijumpai di daerah panas.
  4. Disentri yang disertai panas badan, bisa terus menerus kehilangan cairan sehingga mengalami dehidrasi sampai gagal ginjal terutama pada anak-anak atau manula sehingga bisa mematikan.
Penyakit Disentri Basiler

Penyakit Disentri Basiler

Penyakit disentri basiler ini jika dalam waktu 3 hari tidak segera diatasi, feses penderita akan tercampur dengan lendir dan darah. Penderita disentri bisa buang air besar sampai 20 kali sehari, sehingga akan mengalami dehidrasi yang hebat, badannya mengurus, matanya cekung, dan bila tidak segera tertolong bisa meninggal dunia.

Untuk mencegah dan memberantas penyakit disentri basiler ini, kita harus menjaga hygiene pribadi dan hygiene lingkungan antara lain dengan cara :

  1. Mencuci tangan sebelum makan
  2. Tidak mengonsumsi makanan dan minuman yang kurang bersih (kurang masak)
  3. Menjaga kebersihan lingkungan.

Kebanyakan Penyakit Disentri Basiler bersifat self-limiting dan sembuh dengan sendirinya sesudah 2-7 hari. Pada anak-anak dibawah usia 2 tahun dan lansia infeksi dapat berakhir fatal bila terjadi dehidrasi. Tanpa pengobatan infeksi tak jarang kambuh lagi. Obat yang digunakan adalah tetrasiklin 4 dd 250 mg, kotrikosazol 2 dd 960 mg ata siprofloksazin 2 dd 500 mg semuanya selama 3-5 hari.

Obat alami mengatasi masalah disentri adalah :

Bahan : Umbi bidara upas 50 gram

Gula jawa 1 sendok makan

Air 2 gelas.

Pemakaian : Rebus umbi bidara upas dalam 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Tambahkan 1 sendok makan gula jawa. Saring dan minum airnya sedikit demi sedikit .

Penyebab dari penyakit disentri basiler ini adalah :

  1. Akibat melakukan hubungan seksual oral anal.
  2. Makanan yang terkontaminasi dengan penderita yang tidak bersih karena tidak mencuci tangan
  3. Air yang sudah terkontaminasi dengan kotoran manusia
  4. Berenang di dalam kolam renang yang tidak di klorinasi dengan cukup.
  5. Penularan melalui lalat yang bisa hingga yang mengalami kontaminasi dan setelah itu hingga pada makanan.

Diagnosis yang dilakukan pada penyakit disentri basiler adalah dengan menegakkan diagnosis dengan melihat dan mengamasi masa inkubasi beberapa jam sampai 3 hari. Keluhan pokok yang biasanya muncul pada penyakit disentri basiler adalah buang air besar yang disertai dengan lendir dan darah, tenesmus, panas, sakit pada perut. Selain itu ada tanda penting yang menandakan pada penyakit disentri basiler ini yakni adalah suhu yang tinggi, tampak toksis, dehidrasi, dan juga pemeriksaan sigmodoskopis mukosa yang terlihat hiperemis dengan merata.

Selain itu pemeriksaan laboratorium pada penyakit disentri basiler adalah pemeriksaan pada tinja apakah mengandung leukosit atau eritrosit, apakah nampak terlihat merah berselimut lendir, dan isolasi basil shigela dari tinja. Selain itu pemeriksaan khusus yang dilakukan adalah jika terjadi komplikasi seperti dehidrasi atau syok, hemolytic uremic syndrome (HUS), hiponatremi, hipoglikemi, ensefalopati, artritis, iritis.

Dan penatalaksanaan yang umum pada penyakit disentri basiler adalah terapi umumnya harus beristirahat dan harus melakukan rawat inap dan diisolasi, serta dehidrasi yang diatasi dengan menggunakan larutan ringer lactat. Melakukan diet dengan makan bubur yang cair. Dan cara penatalaksanaan terakhir adalah dengan menggunakan obat. Penggunaan obat yang dipakai adalah trimetopin- sulfametoksaol sebanyak 2 x 2 tablet dan juga ciproflaxacin 2 x 750 mg. Seangkan obat akternatifnya adalah obat ampicilin atau amosilin, dan norfloxacin atau quinolon dosis tunggalnya adalah 400 mg.

Penyakit Disentri Basiler

Posted in Penyakit Disentri | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Bebas Penyakit Disentri

Bebas Penyakit DisentriDisentri umumnya mengacu pada gangguan kesehatan organ pencernaan yang terjadi akibat peradangan usus, terutama usus besar. Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan bahwa disentri mengakibatkan diare dimana feses bercampur dengan darah. Penyakit disentri juga dapat disebabkan oleh hewan yang terinfeksi dan menyebarkan penyakit ke manusia.

Bebas Penyakit Disentri

Bebas Penyakit Disentri

Penyebab disentri yang disebabkan oleh adanya bakteri yang bersarang dalam usus manusia yakni jenis shigella dan beberapa jensi Escherichia coli atau E.coli, salmonella, campylobacter dan adanya parasit Entamoeba histolytica yang merupakan bakteri dan parasit yang paling sering ditemukan di darerah tropis sehingga dengan mudah berkembang biak dengan merusak kehidupan manusia mulai dari pencemaran air yang merupakan media yang sangat mudah dalam menularkan berbagai penyakit.

Tak hanya itu, penyebab disentri diketahui oleh banyaknya penduduk di Indonesia yang masih tinggal di permukiman yang dapat penduduk, tinggal di bantaran kali yang kehidupannya tidak layak, sistem sanitasi yang kurang baik, aliran air yang tercemar, pencemaran udara dsb. Hal inilah yang membuat banyaknya kasus disentri yang banyak memakan korban terutama anak-anak.

Disentri yang merupakan gangguan umum pada saluran pencernaan yang dapat dikatakan merupakan diare akut yang dapat ditularkan melalui sejumlah bakteri dan virus untuk cacing protozoa dan parasit.

Tanda-tanda dan gejala disentri dapat bertahan 5-7 hari atau bahkan lebih lama. penyebab disentri terus menerus berkembang biak. Jika Anda atau seseorang yang di sekitar terlihat menunjukkan gejala dehidrasi berat seperti kebingungan, kehilangan kelesuan, kesadaran, kulit dingin, atau penurunan pengeluaran urin, maka perlu diwaspadai infeksi penyakit disentri. Tindakan terbaik Bebas Penyakit Disentri adalah mencari perawatan medis segera jika terdiagnosis diare dan muntah-muntah dan percaya bahwa ada kemungkinan telah terpapar makanan yang terkontaminasi atau air.

Agar bisa bebas penyakit disentri, maka cara yang lebih pertama harus diketahui adalah dengan mengetahui terlebih dahulu apa gejala penyakit disentri. Proses penularan yang terjadi kurang lebih selama 1-3 hari dan terjadi dengan tiba-tiba misalnya perut yang sakit, demam, serta tinja yang tiba-tiba encer. Kemudian tinja encer ini berkaitan dengan eksotoksin yang ada di dalam usus halus. Dan sehari atau beberapa hari dari terjadinya penularan, akibat dari serangan infeksi yang meliputi ileum dan juga usus besar, maka akan menyebabkan jumlah tinja mengalami peningkatan, biasanya tinja yang keluar akan menjadi kurang encer, namun tinja mengandung lendir serta darah. Dari tiap gerakan pada usus biasanya dibarengi dengan proses mengejan dan juga tenesmus yang pada akhirnya menyebabkan rasa nyeri dibagian perut bawah.

Gejala diare dan juga demam kemudian akan sembuh dalam waktu 2-5 hari untuk kasus orang dewasa, namun biasanya pada anak-anak dan orangtua akan menyebabkan terjadinya dehidrasi dan kekurangan air serta elektrolit, bahkan untuk kasus yang parah akan menyebabkan asidosis dan juga kematian. Hal tersebut terjadi akibat dari adanya suatu hubungan perkembangan sistem metabolisme pada cairan dan elektrolit pada sistem gastrointestinal yang mempunyai variasi usia. Dan pada bayi mukosa usu biasanya akan lebih permeabel pada air. Sehingga pada bayi akan terlihat dampak yang terjadi akibat dari terjadinya peningkatan osmoalitas lumen akibat proses diare yang bisa menyebabkan kehilangan cairan dan juga elektrolit dengan jumlah yang lebih besar dibandingkan oleh anak yang usianya lebih tua atau juga pada orang dewasa dengan proses yang mirip.

Bebas penyakit disentri bisa dilakukan dengan yang paling utama adalah mencegah terjadinya dehirasi. Jika anak mengalami dehidrasi maka harus dibawa ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat yakni dengan pemberian zat oralit. Dan jika dehidrasi yang terjadi pada tingkat yang berat, maka pasien biasanya harus segera diberikan cairan intravena dengan menggunakan ringer laktat sebelum dilanjutkan pada tahap terapi oral dengan cara memberikan mereka minum lebih banyak air putih atau juga air seperti air tajin, kuah sayur dan juga air sup.

Bebas penyakit disentri dengan memberikan nutrisi yang cukup. Jika diare terjadi maka baik untuk memberikan anak gizi agar mencegah dari potensi penurunan berat badan. Salah satunya adalah dengan pemberian oralit tadi dan untuk bayi maka harus diberikan ASI. Untuk anak yang berusia diatas 6 tahun maka mereka harus mendapatkan asupan makanan padat dan harus diberikan makanan yang bisa dengan mudah dicerna dengan porsi sedikit namun frekuensi sering. Kemudian jika penyakit diare sudah berhenti maka pemberian makanan ekstra harus dilakukan selama kurang lebih 2 minggu untuk membantu memulihkan kembali keadaan berat badan anak sediakala.

Makanan yang paling penting adalah jenis makanan yang mengandung zinc. Makanan ini diberikan selama 10 hari pada anak dibawah usia 6 bulan. Karena makanan yang mengandung zinc bisa membantu untuk mempercepat proses penyembuhan diare, dan bisa membantu mengurangi terjadiinya diare serta bisa mencegah diare kambuhan.

Bebas Penyakit Disentri

Posted in Penyakit Disentri | Tagged , , , , | Leave a comment

Penyakit Disentri dan Penyebabnya

Penyakit Disentri dan Penyebabnya – Penyakit disentri termasuk penyakit yang mudah menular, penyebarannya dapat ditularkan melalu makanan dan air yang telah tercemar oleh kotoran melalui perantara lalat yang membawa kuman-kuman penyebab disentri. Penyakit ini umumnya lebih cepat menyerang anak-anak. Kuman-kuman masuk ke dalam rongga pencernaan yang mengakibatkan pembengkakan dan pemborokan sehngga timbul peradangan pada usus besar.

Penyakit Disentri dan Penyebabnya

Penyakit Disentri dan Penyebabnya

Secara umum penyakit disentri adalah karena kurangnya menjaga kebersihan lingkungan yang pada akhirnya dapat mencemari pada makanan dan minuman yang dikonsumsi. Ada beberapa jenis penyakit disentri, antara lain :

1. Disentri basiler merupakan Penyakit Disentri dan Penyebabnya  disebabkan oleh infeksi dari bakteri shigella. Disentri basiler ini umumnya banyak menyerang anak-anak secara tiba-tiba, umumnya menyerang ketika makanan atau minuman yang tercemar masuk ke dalam tubuh dan usai 2 hari setelah kemasukan kuamn atau bakteri shigella.

Gejala yang terjadi adalah demam, mual dan muntah-muntah, diare dan tidak nafsu makan. Umumnya, disentri basiler, penderita akan mengalami diare yang sangat hebat yakni feses encer yang terjadi 20-30 kali sehari sehingga mengakibatkan tubuh menjadi lemas, kurus, kekurangan cairan, mata cekung, nyeri perut dan mengejang.

2. Disentri amoeba merupakan Penyakit Disentri dan Penyebabnya disebabkan oleh infeksi parasit entamoeba hystolytica hidup di dalam usus besar. Disentri amoeba dapat dibagi dalam 2 bentuk parasit, yakni :

– Parasit yang bergerak, umumnya dapat menyerang dinding usus penderita dapat menyebabkan rasa perut mulas, perut kembung, suhu tubuh yang meningkat. Ketika buang air besar, feses akan bercampur dengan darah dan lendir, namun intensitasnya tidak terlalu sering terjadi.

– Parasit yang tidak bergerak, tidak menimbulkan gejala.

Penyakit Disentri dan Penyebabnya bisa diketahui dengan jelas apa penyebabnya dengan melakukan tes laboratorium. Pemeriksaan ini dilakukan dengan cara memerika tinja. Di dalam tinja pasien biasanya akan ditemukan bentuk seperti tropozoid yang masih bergerak dengan aktif seperti hewan keong dengan cara menggunakan pesudopodinya yang berbentuk seperti kaca. Dan jika tinja keluar darah, maka akan terlihat amoeba dengan eritrosit yang ada di dalamnya. Kemudian bintik inti ini kemudian akan terlihat dengan jelas jika dibuat sediaan dengan meggunakan larutan eosin. Dan temuan dari adanya tropozoit ini sebagai salah satu diagnosis pasti amubiasis, dan temuan adanya penyakit kista amuba bukan berarti sudah cukup untuk medndiagnosis amuba.

Pada kasus kista amubiasis ayang bentuknya bulat melingkar dan warnanya berkilau seperti mutiara. Dan didalamnya terdapat badan-badan kromatoid yang bentuknya seperti batang dengan ujung yang tumpuk, sedangkan pada intinya tidak tampak, Untuk melihat bagian intinya, maka Anda bisa mengunakan larutan lugol. Namun, biasanya dengan menggunakan larutan lugol ini maka badan-badan kromatoid tidak akan terlihat. Jika jumlah dari kista sedikit, maka perlu melakukan pemeriksaan dengan cara metode konsentrasi dengan menggunakan larutan seng sulfat dan juga eterformalin. Dengan menggunakan larutan seng sulfat kista ini akan terapung pada permukaan dan sedangkan larutan eterformalin kista akan mengalami pengendapan.

Penyakit Disentri dan Penyebabnya bisa menyebabkan terjadinya komplikasi. Beberapa komplikasi yang terjadi dari Penyakit Disentri dan Penyebabnya adalah :

  1. Hipokalemi. Biasanya komplikasi ini masih bisa dicegah dengan memberikan zat oralit atau juga memberikan asupan nutrisi yang mengandung kalium, misalnya adalah seperti pisang, air kelapa, dan juga sayuran yang warnanya hijau.
  2. Prolaps pada anus. Dengan sedikit menekan kembali prolaps atau tonjolan yang keluar pada rektum dengan menggunakan sarung tangan bedah atau juga menggunakan kain basah. Atau Anda bisa menyiapkan cairan yang hangat yang berasal dari magnesium sulfat dan mengompres dengan menggunakan larutan ini untuk membantu mengurangi terjadinya prolaps dengan cara mengurangi edema itu.
  3. Demam tinggi. Komplikasi yang terjadi salah satunya adalah demam tinggi. Jika anak Anda mengalami deam tinggi kurang lebih adalah 39 derajat celcius atau kurang lebih 102,2 farenheit yang akan membuat anak menjadi sulit untuk diberikan obat seperti parasetamol.
  4. Mengalami kejang. Komplikasi lain yang terjadi adalah kejang. Jika berlangsung lama atau berlangsung dengan berulang, maka cobalah untuk memberikan antikonvulsi dengan cara pemberian daizepan intravena atau juga penggunaan diazepan rektal.
  5. Sindrom hemolitik-uremik. Jika pemeriksaan dari lab tidak bisa dilakukan maka kemungkinan terjadinya sindrom hemolitik-uremik pada pasien yang lebih mudah mengalami memar, pucat, serta kesadaran yang menurun atau juga tidak ada output urin (urin yang keluar).

Cara mengatasi disentri adalah dengan :

  1. Mengatasi dehidrsi
  2. Memberikan nutrisi cukup
  3. Memberikan makanan yang mengandung zinc
  4. Memberikan pemahaman pada orangtua
  5. Pemberian bobat antibiotik

Pemberian obat antibiotik biasanya diberikan untuk mereka yang mengalami diare infeksi, oleh sebab itulah perlunya pemberian dan penanganan yang sesuai dengan indikasi, maka dengan tetap bisa mengutamakan rehidrasi.

Penyakit Disentri dan Penyebabnya

Posted in Penyakit Disentri | Tagged , , , , | Leave a comment